News

Kuba Tegaskan Siap Pertahankan Diri dan Bantah Tuduhan Trump

Havana (KABARIN) - Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel menegaskan negaranya bebas, merdeka, dan berdaulat, serta menolak tudingan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Kuba memberikan "layanan keamanan" ke Venezuela sebagai imbalan minyak.

Diaz-Canel menulis di X pada Minggu bahwa AS "tidak memiliki otoritas moral untuk menuduh Kuba dalam hal apa pun" dan menilai Amerika mengubah segala hal, bahkan nyawa manusia, menjadi urusan bisnis.

Menurutnya, AS berlebihan menanggapi keputusan rakyat Kuba memilih model politik sendiri.

“Mereka yang menyalahkan Revolusi atas kesulitan ekonomi parah yang kami alami seharusnya malu dan diam,” katanya.

Diaz-Canel menekankan bahwa kesulitan ekonomi di Kuba merupakan dampak dari tekanan keras AS selama enam dekade terakhir.

Meski begitu, Kuba tidak menyerang atau mengancam negara lain, dan negara kepulauan itu siap mempertahankan diri "hingga tetes darah terakhir."

Pewarta: Xinhua
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: